LEGENDA TAPAKTUAN
Legenda Tapaktuan merupakan salah satu cerita legenda masyarakat
Tapak Tuan di Aceh Selatan. Cerita ini mengisahkan asal usul sejumlah nama di
kecamatan dalam Kabupaten Aceh Selatan dan asal usul nama Tapaktuan yang
dibuktikan dengan peninggalan-peninggalan yang hingga sekarang masih dapat kita
saksikan seperti kuburan dan Jejak kaki Tuan Tapa, batu merah dan batu itam.
Di
dalam cerita itu dikisahkan perjalanan hidup Tuan Tapa, seorang pertapa yang
sangat taat kepada Allah. Karena ketaatannya, Tuan Tapa dapat mengetahui
hal-hal gaib yang tidak diketahui manusia biasa.
Kisah
ini menceritakan tentang perebutan sepasang Naga (Jantan dan Betina) dengan
orang tua sang putri. Legenda klasik ini terus merakyat di Tapaktuan. Secara
turun temurun, legenda itu terus berkembang. Bahkan remaja yang hidup di zaman
modern ini, di Tapaktuan juga mengetahui cerita ini.
Sebenarnya,
Legenda ini memiliki alur cerita yang sama. Namun, hanya saja cara
penyampaiannya yang berbeda-beda. Yang pasti dalam semua cerita yang
disampaikan tokoh adat atau masyarakat biasa tentang legenda ini tak terlepas
tiga hal, yaitu ada Dua ekor Naga, Tuan Tapa. Putri Bungsu. Dan Lalu, adanya
pertempuran itu. Semoga pesan moral dari legenda ini, bermanfaat bagi sobat
pembaca.